RUNNING STRING

Jumat, 07 Oktober 2011

Keunggulan Investasi

Two Way Transaction
(Transaksi Dua Arah)

Dalam investasi Futures, keuntungan dapat diperoleh pada saat harga bergerak naik maupun turun, apabila harga pasar bergerak naik maka keuntungan dapat diraih dengan cara masuk pasar, melakukan posisi pembelian dan keluar dengan posisi penjualan, apabila pasar bergerak turun, keuntungan dapat diraih dengan masuk ke pasar dengan posisi jual terlebih dahulu dan keluar dari pasar dengan posisi beli.

Liquid

Dana investasi dapat ditarik kapan saja, tanpa dikenakan biaya administrasi ataupun denda.
Waktu yang dibutuhkan untuk mencairkan dana adalah satu hari kerja, apabila permintaan pencairan dana dilakukan sebelum jam 10 pagi, nasabah akan menerima dana investasinya pada hari yang sama dengan ketentuan:
1. Apabila nasabah telah memiliki rekening BCA atau Bank Niaga.
2. Pengiriman dana diluar bank yang tertera diatas memakan waktu 2 hari kerja.
3. Setiap nasabah disarankan untuk membuka rekening Bank BCA atau Bank Niaga

High Leverage
Dalam investasi Futures, nasabah tidak perlu menginvestasikan dana sebesar harga portfolio index saham, Nasabah hanya perlu menginvestasikan jaminan yang diperlukan yaitu Rp 6.000.000,-/lot, Nilai kontrak futures sendiri ditentukan sebagai berikut:
Hang Seng
Nilai Kontrak = harga spot x Rp 50.000,-
(Rp 50.000,- adalah nilai untung / rugi per 1 poin)
Contoh:
Apabila harga berjalan index Hang Seng
adalah 27.000, maka
nilai kontrak = 27.000 x Rp 50.000,- = Rp 1.350.000.000,-

 Resiko Minimal
Manajemem Resiko adalah faktor penting dalam setiap jenis investasi. Salah satu keuntungan dari investasi ini adalah ukuran pasar internasional yang sangat besar, yang memungkinkan untuk mengambil dan melepas posisi di harga yang diinginkan (sangat likuid), keunggulan ini memberi peluang untuk memilih berapa banyak kerugian yang dapat ditanggulangi / ditoleransikan.
* Stop Loss Limit Order: digunakan untuk mengantisipasi pergerakan pasar yang berlawanan dengan posisi yang diambil dengan terlebih dahulu menemukan harga likuidasi / tutup posisi sesuai dengan toleransi resiko yang dipilih nasabah, apabila harga Spot pasar menyentuh harga likuidasi maka posisi akan secara otomatis ditutup / dilikuidasi.
* Switching : Apabila ada perubahan data fundamental yang signifikan dan yang dapat membalikkan arah pergerakan pasar, maka strategi ini akan digunakan untuk membatasi kerugian dan mengambil keuntungan dari perubahan arah pasar dengan mengambil posisi yang berlawanan.
* Hedging: Mengunci kerugian sementara pada posisi transaksi dengan tujuan untuk meminimalkan kerugian yang bersifat sementara dimana menunggu peluang untuk mengubah keadaan rugi menjadi untung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CARICATURES